victor6273

Victor Ferdinandus welcome to my site

November 1, 2008

Subnetting adalah hal yang menyenangkan

Filed under: Uncategorized

   Komputer memiliki metode tersendiri untuk mengirimkan paket data. sehingga data-data yang dikirimkan dapat tersalur pada jaringan dengan baik. salah satunya adalah metode pengalamatan atau Addressing. IPv4 masih banyak di pergunakan saat ini. walaupun telah diperkirakan akan habis pada beberapa tahun kemudian. IPv4 terdiri dari 32 bits, yang dibagi dalam 5 kelas yaitu kelas A, B, C, D, E, namun yang akan dibahas yaitu IP kelas A, B dan C. Dalam kelas A ini oktet pertama (8 bit) adalah NetID, sedangkah 24 bit sisanya adalah HostID. host yang terbentuk pada kelas IP kelas A adalah sejumlah 2^24. ranges IP kelas A dimulai dari 0-126. default subnetmask pada IP kelas A adalah255.0.0.0.  127 dipakai sebagi loop back.  pada kelas B 2 oktet pertama (16 bit) digunakan sebagai NetID, sedangkan 2 oktet terakhir (16 bit) digunakan sebagai HostID, jadi host yang terbentuk pada IP kelas B adalah 2^16. ranges pada IP kelas B adalah dimulai dari 128-191. Default subentmask dari IP kelas B adalah 255.255.0.0 sedangkan pada IP kelas C  3 bit pertama (24 bit) digunakan sebagai NetID, dan oktet terakhirnya (8 bit) digunakan sebagai HostID. jadi host yang terbentuk pada IP kelas C adalah 2^8. ranges IP pada kelas C adalah 192 sampai 223. Default subnetmask dari IP kelas C ada 255.255.255.0 perlu juga kita ketahui bahwa deretan ip sebenarnya di tulis dalam bentuk biner, hanya direpresntasikan dalam bilangan decimal. yang dipisahkan dengan tanda titik diantara masing-masing oktet.  misalnya IP 128.11.3.31 jika di konfersikan kedalam bentuk biner akan seperti ini : 10000000.00001011.00000011.00011111.  perhitungan ini diselesaikan dengan deretan perpangkatan yang dimulai dari 2^7=128, 2^6=64, 2^5=32, 2^4=16, 2^3=8, 2^2=2, 2^1=2 . untuk dapat mengerti bagaimana cara kerjanya klik disini untuk melihat pembahasan materi dan contoh soal subnetting. banyak sekali perhitungan subnetting dengan varisai subnet masknya, untuk itu kita jadikan IP sebagai patokan, bukan Subnetmasknya. kalau IP-nya berada pada subnetmask kelas A, maka blok pada subnetmask yang bisa di ubah nilainya yaitu oktet kedua. kalau IP-nya berada pada IP kelas B, maka blok subnetmask yang bisa di ganti nilainya yaitu oktet ke 3 sedangkan kalau IP-nya berada pada kelas C, maka blok subnetmask yang bisa di ganti nilainya yaitu oktet ke 4. Hal-hal yang perlu kita ingat yaitu bahwa setiap subnetwork memiliki NetID, HostID, BroadcastID. karena itu dalam setiap jaringan ada yang disebut dengan IP private. IP private adalah IP yang hanya dipakai pada local area, dimana IP ini tidak bisa dipakai sebagai IP Public. untuk itu ada sebuah protokol yang digunakan sebagi jembatan untuk menjembatani IP Private berkomunikasi dengan IPpublic, protokol ini disebut NAT(Networl Access Translation).


 

Comments

The URI to TrackBack this entry is: http://victor6273.blogsome.com/2008/11/01/subnetting-adalah-hal-yang-menyenangkan/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Sorry, the comment form is closed at this time.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer